ALICE

ALICE
ardila's little secret

Sabtu, 05 Juli 2014

KECEWA itu INDAH



Kecewa ?
Kecewa bukan marah ia adalah sebuah rasa yang lebih mendalam dari sekedar kemarahan.
Kamu pernah kecewa ?
Aku pernah lice,kadang-kadang kekecewaan sering menyerangku  dia datang menghampiriku dengan seenaknya,dia membuat ku terjatuh,membuatku menyesal,membuatku melas untuk mempercayai seseorang,membuatku ingin berpaling pada kenyataan dunia.
Apa yang membuatmu kecewa ?
Banyak lice,penghianatan,keberadaan yang tak dianggap,pencampakan,dan sebuah penantian yang disia-siakan.
Kapan kamu merasakan seperti itu ?
Pernah aku dikhianati seorang teman dia dulu dekat denganku entah apa yang membuat kami dekat mungkin karena kami punya beberapa kesamaan dan dia memang selalu mengikutiku banyak kegiatan yang kami lewati bersama dia tahu pria mana yang dekat denganku begitu juga aku tapi suatu hari semuanya berubah,dia bukan lagi sosok teman yang aku kenal,sejak saat itu sejak acara itu. Mungkin semua orang lelah mengurus acara itu tidak bisa dipungkiri disini aku juga salah aku memaksakan teman-temanku untuk menyelesaikan tugas mereka tepat waktu tapi apa itu salah aku juga mahasiswa yang kerjanya hanya mengurus jadwal aku punya kegiatan akademik yang juga harus diperhatikan dan alasan terbesarnya menurutku karna dia yang cemburu dengan kedekatan ku kepada orang yang dia suka,padahal meningkatnya intensitas kami berkomunikasi hanya sebatas pekerjaan. Sejak saat itu kami menjauh entah kenapa saat dia menjauh beberapa orang yang tadinya lebih dekat denganku juga menjauh seolah jijik melihatku seolah aku adalah orang jahat entah apa yang telah dia ceritakan kepada mereka tentang diriku. Yang jelas aku kecewa,sakit rasanya,pedih tapi tak ada yang mengerti,orang yang biasanya kujadiakan tempat untuk bercerita tentang segala keluh kesah kini sudah berpaling padanya melupakan aku yang tertinggal disini. Sakit ? Iya !

Ada tapi tak terlihat lalu bersuara tapi tak terdengar,pernah merasakan yang seperti itu ?
Kalo aku sering keberadaanku seperti tak berdampak apapun,ada atau tidaknya aku tak pernah mereka pedulikan. Pernah ngerasa punya temen-temen yang cocok kalo diajak hangout tapi tiba-tiba temen kamu yang biasa hangout bareng kamu ngelupain kamu dia pergi masih sama-sama temen-temen kamu yang lain tapi tanpa kamu,sekali aku tahu mereka pergi tanpa mengajakku tak apa aku pikir mungkin saat itu aku sedang sibuk dan mereka sedang bosan dan punya banyak waktu luang tapi setelah kejadian itu mereka jadi lebih sering jalan tanpa aku berganti-ganti orang yang mereka ajak tapi tidak sekalipun aku ditawari untuk bergabung. Kalau kamu tanya gimana rasanya ya sakit. Ketika dikampus semuanya sama saja mereka tetap bercanda denganku seolah tak terjadi apa-apa hanya satu temanku yang kadang merasa bersalah kepadaku tapi dia tidak pernah menjelaskan semuanya dan lambat laun pun aku mulai jengah kuputuskan untuk menjauh bukan untuk memutus tali silaturahim  hanya sekedar pergi menjauh agar hati ini tidak terlalu sakit lebih baik aku pergi kepada orang yang menginginkan ku saja daripada pergi ketempat yang ku inginkan tapi mereka tak menginginkan ku.
Sudah berapakali rasa kecewa hadir dalam hidupku sempat pula karena kelabilan ego ku akumenjadi menyindir-nyindir di jejaring sosial. Tapi kini aku sadar kekecewaanlah yang mampu mendewasakan ku,kekecewaanlah yang membuatku tegar,kekecewaanlah yang membuatku belajar mengerti sifat seseorang,kekecewaanlah yang memberitahuku bahwa ada rasa bahagia ditempat yang lebih indah,kekecewaanlah yang mendekatkanku pada persahabatan sejati bukan sekedar temen hangout,kekecewaanlah yang mengeratkan hubunganku dengan teman-teman luar biasa yang sangat mulia hatinya,kekecewaan ini membawaku kejalan yang lebih baik daripada sekedar pergi makan atau menghabiskan malam dan melewatkan jam akhwat ku diluar kosan.
Dengan segenap kekecewaan ini aku berterimakasih padamu Tuhan karena telah kau tunnjukan mana yang sebenarnya baik bagiku bukan yang sekedar aku inginkan.
Mengharap sesimpul senyum mendapt lengkungan kesedihan tapi ingat Tuhan selalu menyisakan keindahan jka kau melihatnya secara bijak dan akan lebih bijak rasanya jka kamu memilih pergi ke tmepat yang membuthkanmu dari pada tempat yg kamu inginkan karna yang kamu inginkan belum tentu menginginkanmu juga.
Maka jangan biarkan kecewa menghinggapi dirimu karena sesungguhnya Allah pasti merencanakan keindahan setelah kamu mendapat kesulitan percayalah dan tunggulah karena penantianmu terhadap Allah lah yang bukan sebuah kesia-siaan.

0 komentar:

Posting Komentar