Kamu tahu
hujan lice ?
Aku sangat
suka dengan hujan lice tapi tidak dengan airnya,karena kamu tahu air hujan
selalu mengalir tak pernah berhenti disuatu titik berbeda dengan hujan yang mampu
menahan dia agar terhenti disini bersama ku.
Ada banyak
moment ditiap hujan menyebabkan ada jutaan kenangan yang mampu menguap dikala
hujan.
Hujan kali
ini bukan bersama dia lice dan tidak juga begitu special,hujan yang deras
datang seusai kami rapat secara biasa yang sebelumnya telah diisyaratkan oleh
awan mendung dan matahari yang mulai bersembunyi.
Di lobby
kampus tersisa aku,mbo,fani,bagus,koko,dan isna lalu marwah yang tiba tiba
hadir. Entah kenapa sepertinya hujan sengaja turun dan membawa kami terdampar
kedalam sekret BEM. Disana kami shalat lalu setelahnya kami memulai berdiskusi
ditemani mie cup instant tapi anehnya ini bukan tentang energi terbarukan atau
penemuan baru lainnya bukan juga tentang struktur keanggotaan kami,diskusi ini
dimulai oleh pertanyaan mengejutkan dari mbo “Gus cara tahu kalo cowok tertarik
sama kita tuh gimana ? aku soalnya nggak peka.”
*kemudainhening*
“HAHAHA”sontak
aku dan isna tertawa,ya bagaimana tidak seorang Arinzani a.k.a mbo menanyakan
hal semacam ini orang yang dulunya nggak pernah peduli sama hal hal beginian
tiba tiba mengajukan pertanyaan yang sukses membuat orang terheran heran.
Ehm,gini mbo
kalo dia bener suka sama kita bakal ada
3 hal yang paling keliatan :
1. Dia bakal basa basi busuk
2. Dia bakalan liatin kamu terus
3. Dia bakal selalu ikutin kamu.
Bagus pun
menjawab serius,dan dari situ lah aliran cerita mulai bercucuran. Isna,fani,dan
kadang aku pun ikut bertanya kami mulai melihat satu masalah dari sudut pandang
laki-laki.
Banyak
cerita yang mengejutkan didalam sana,yang jelas aku mulai memandang mereka
secara berbeda. Ada yang terlihat bahagia dekat dengan beberapa orang tapi
ternyata si dia hanya menjadi senjata menyakiti orang lain,ada yang seolah tak
peduli tapi ternyata begitu peduli,ada juga yang memilih sendiri karena sudah
sering sakit hati,dan ada juga yang keliatan ga setia kerjaannya main main
malah ternyata bisa sangat serius dengan hubungannya malah aku yang biasa aja
seperti bisa serius ternyata sangat amat pembosan dan belum pernah bisa serius
dalam suatu hubungan.
Oleh karena
itu aku berterimakasih pada Allah yang menurunkan hujan dikala itu,setelah
hujan itu aku makin mengenal mereka,aku jadi tahu bagaimana keadaan yang
sebenarnya sedang terjadi dan aku juga udah nggak pernah marah marah lagi sama
bagus udah jarang sebel sama tuh sekjen beda kalo dulu ngeliat dia enjoy sedangkan
aku pusing ngurusin ini itu pasti aku bakal ngedumel nggak jelas padahal ya
emang dasar sifat kitanya aja yang beda,kalo aku semua dikerjain dan harus
bener,sesuai jadwal,tapi dia ngerjain tugasnya kalo pun meleset dikit hasilnya
nggak masalah nggak diambil pusing dia tetep mikirin tapi tetep enjoy jadi kan
aku kirain dianya nyantai nyantai aja gitu tapi setelah hujan ini aku tahu
gimana sifat dia sebenernya. Untuk bagus amat teramat minta maaf meskipun
mungkin orangnya nggak pernah sadar kalo sempet aku benci.hehe
Terima kasih
teruntuk Fani yang telah mensponsori curhatan kita
dan ini si mbo perempuan tak peka yang
memulai semuanya mengalir
kalo ini wanita yang sudah biasa
tersakiti haha ^.^v
Nah ini
aku,sekertaris terbaik sepanjang masa xoxo
Kalo ini
Sekjen sekaligus pemateri kita,mahluk yang nggak ada tampang serius tapi bisa
pacaran sampe 7th ckck
Dan mau
masukin foto koko tapi nggak ada jadi maafkan lah :D

