ALICE

ALICE
ardila's little secret

Sabtu, 18 Oktober 2014

Hujan




Kamu tahu hujan lice ?
Aku sangat suka dengan hujan lice tapi tidak dengan airnya,karena kamu tahu air hujan selalu mengalir tak pernah berhenti disuatu titik berbeda dengan hujan yang mampu menahan dia agar terhenti disini bersama ku.
Ada banyak moment ditiap hujan menyebabkan ada jutaan kenangan yang mampu menguap dikala hujan.
Hujan kali ini bukan bersama dia lice dan tidak juga begitu special,hujan yang deras datang seusai kami rapat secara biasa yang sebelumnya telah diisyaratkan oleh awan mendung dan matahari yang mulai bersembunyi.
Di lobby kampus tersisa aku,mbo,fani,bagus,koko,dan isna lalu marwah yang tiba tiba hadir. Entah kenapa sepertinya hujan sengaja turun dan membawa kami terdampar kedalam sekret BEM. Disana kami shalat lalu setelahnya kami memulai berdiskusi ditemani mie cup instant tapi anehnya ini bukan tentang energi terbarukan atau penemuan baru lainnya bukan juga tentang struktur keanggotaan kami,diskusi ini dimulai oleh pertanyaan mengejutkan dari mbo “Gus cara tahu kalo cowok tertarik sama kita tuh gimana ? aku soalnya nggak peka.”
*kemudainhening*
“HAHAHA”sontak aku dan isna tertawa,ya bagaimana tidak seorang Arinzani a.k.a mbo menanyakan hal semacam ini orang yang dulunya nggak pernah peduli sama hal hal beginian tiba tiba mengajukan pertanyaan yang sukses membuat orang terheran heran.
Ehm,gini mbo kalo dia bener suka sama kita bakal ada  3 hal yang paling keliatan :
1.      Dia bakal basa basi busuk
2.      Dia bakalan liatin kamu terus
3.      Dia bakal selalu ikutin kamu.
Bagus pun menjawab serius,dan dari situ lah aliran cerita mulai bercucuran. Isna,fani,dan kadang aku pun ikut bertanya kami mulai melihat satu masalah dari sudut pandang laki-laki.
Banyak cerita yang mengejutkan didalam sana,yang jelas aku mulai memandang mereka secara berbeda. Ada yang terlihat bahagia dekat dengan beberapa orang tapi ternyata si dia hanya menjadi senjata menyakiti orang lain,ada yang seolah tak peduli tapi ternyata begitu peduli,ada juga yang memilih sendiri karena sudah sering sakit hati,dan ada juga yang keliatan ga setia kerjaannya main main malah ternyata bisa sangat serius dengan hubungannya malah aku yang biasa aja seperti bisa serius ternyata sangat amat pembosan dan belum pernah bisa serius dalam suatu hubungan.
Oleh karena itu aku berterimakasih pada Allah yang menurunkan hujan dikala itu,setelah hujan itu aku makin mengenal mereka,aku jadi tahu bagaimana keadaan yang sebenarnya sedang terjadi dan aku juga udah nggak pernah marah marah lagi sama bagus udah jarang sebel sama tuh sekjen beda kalo dulu ngeliat dia enjoy sedangkan aku pusing ngurusin ini itu pasti aku bakal ngedumel nggak jelas padahal ya emang dasar sifat kitanya aja yang beda,kalo aku semua dikerjain dan harus bener,sesuai jadwal,tapi dia ngerjain tugasnya kalo pun meleset dikit hasilnya nggak masalah nggak diambil pusing dia tetep mikirin tapi tetep enjoy jadi kan aku kirain dianya nyantai nyantai aja gitu tapi setelah hujan ini aku tahu gimana sifat dia sebenernya. Untuk bagus amat teramat minta maaf meskipun mungkin orangnya nggak pernah sadar kalo sempet aku benci.hehe




Terima kasih teruntuk Fani yang telah mensponsori curhatan kita

dan ini si mbo perempuan tak peka yang memulai semuanya mengalir

kalo ini wanita yang sudah biasa tersakiti haha ^.^v

Nah ini aku,sekertaris terbaik sepanjang masa xoxo

Kalo ini Sekjen sekaligus pemateri kita,mahluk yang nggak ada tampang serius tapi bisa pacaran sampe 7th ckck

Dan mau masukin foto koko tapi nggak ada jadi maafkan lah :D