hari ini entah kenapa air mataku sangat mudah menetes
bahkan hanya dengan melihat wajahmu dalam sebuah foto air mataku sudah mampu menetes
apa yang salah pada diriku ?
apakah aku begitu merindukanmu ?
tapi bukankah sebelumnya kita tidak saling mengenal
lantas mengapa ketika kau pergi aku sangat merindukanmu
mungkin karena kita pernah memiliki moment indah bersama
jadi aku hanya merindukan moment indah itu bukan dirimu
tapi ternyata aku salah bahkan ketika aku hanya melihat fotomu sendiri air mata ini kembali mengalir
aku merindukanmu kay
sampai kapan aku tersiksa dengan perasaanku sendiri
kau adalah manusia pertama yang mampu menyayat hati ini sangat dalam dan perih
mungkin awalnya aku yang salah aku yang lebih dulu menghampirimu
aku begitu karena aku tahu hati itu harus dipilih bukan memilih
lantas tak bisakah kau biarkan hatimu dipilih olehku
aku tak tahu berapa bulir air mata ku yang telah terbuang sia-sia hanya karena dirimu
semua memang kebodohanku
aku tau semua itu bahkan sangat tahu
tapi karena aku terlalu bodoh aku berusaha menyangkal segala kenyataannya
kenyataan bahwa kini kita tidak lagi bersama
dirimu dan diriku terlahir memang untuk menerima dan memberikan cinta
tapi cinta darimu bukan untukku
dan tidak seharusnya pula cintaku ini ku berikan padamu
tapi tolong izinkan aku untuk tetap bisa merindukanmu sampai saatnya nanti aku bisa melupakanmu
bukan lupa mungkin tapi jika seseorang menyebut namamu jantungku tidak akan berdetak lebih kencang seperti saat ini
aku harap semua itu akan terjadi jika bisa lebih cepat mungkin aku bisa lebih bahagia
tapi biarlah bumi berputar berdasarkan rotasinya dan waktu berputar sesuai ketentuannya sendiri
maka biarkanlah perasaan ini berputar didalam hatiku sampai waktunya nanti perasaan ini akan memudar dan secara perlahan akan terhapus.
bahkan hanya dengan melihat wajahmu dalam sebuah foto air mataku sudah mampu menetes
apa yang salah pada diriku ?
apakah aku begitu merindukanmu ?
tapi bukankah sebelumnya kita tidak saling mengenal
lantas mengapa ketika kau pergi aku sangat merindukanmu
mungkin karena kita pernah memiliki moment indah bersama
jadi aku hanya merindukan moment indah itu bukan dirimu
tapi ternyata aku salah bahkan ketika aku hanya melihat fotomu sendiri air mata ini kembali mengalir
aku merindukanmu kay
sampai kapan aku tersiksa dengan perasaanku sendiri
kau adalah manusia pertama yang mampu menyayat hati ini sangat dalam dan perih
mungkin awalnya aku yang salah aku yang lebih dulu menghampirimu
aku begitu karena aku tahu hati itu harus dipilih bukan memilih
lantas tak bisakah kau biarkan hatimu dipilih olehku
aku tak tahu berapa bulir air mata ku yang telah terbuang sia-sia hanya karena dirimu
semua memang kebodohanku
aku tau semua itu bahkan sangat tahu
tapi karena aku terlalu bodoh aku berusaha menyangkal segala kenyataannya
kenyataan bahwa kini kita tidak lagi bersama
dirimu dan diriku terlahir memang untuk menerima dan memberikan cinta
tapi cinta darimu bukan untukku
dan tidak seharusnya pula cintaku ini ku berikan padamu
tapi tolong izinkan aku untuk tetap bisa merindukanmu sampai saatnya nanti aku bisa melupakanmu
bukan lupa mungkin tapi jika seseorang menyebut namamu jantungku tidak akan berdetak lebih kencang seperti saat ini
aku harap semua itu akan terjadi jika bisa lebih cepat mungkin aku bisa lebih bahagia
tapi biarlah bumi berputar berdasarkan rotasinya dan waktu berputar sesuai ketentuannya sendiri
maka biarkanlah perasaan ini berputar didalam hatiku sampai waktunya nanti perasaan ini akan memudar dan secara perlahan akan terhapus.


0 komentar:
Posting Komentar